Lompat ke isi utama

Berita

Menyusuri Jalan Terjal, Bawaslu Komitmen Menjaga Akurasi Data Pemilih

Menyusuri Jalan Terjal, Bawaslu Komitmen Menjaga Akurasi Data Pemilih

Kebumen - Siang ini cuaca cerah menjadi awal yang baik bagi Bawaslu Kebumen untuk melakukan uji petik serta pengawasan terhadap kegiatan pencocokan dan penelitian terbatas yang dilaksanakan oleh KPU Kabupaten Kebumen. Rombongan berkumpul di Desa Sempor, Kecamatan Sempor, pukul 10.00 WIB, Kamis (30/04). Tiga desa menjadi tujuan kegiatan ini, yaitu Desa Sempor, Desa Kedungwringin, dan Desa Donorojo.

Pengawasan dimulai dari Desa Sempor. Kantor desa yang berada di tepi jalan utama menuju kawasan Wisata Waduk Sempor menjadi lokasi pertama. Tim disambut oleh perangkat desa dan sekretaris desa. Terdapat dua data yang dikonfirmasi, di mana keduanya merupakan pasangan suami istri yang telah pindah ke Jakarta. Keterangan tersebut dicatat oleh Bawaslu sebagai hasil pengawasan.

Perjalanan kemudian berlanjut ke Desa Kedungwringin, melewati jalan utama ke arah kabupaten sebelah yakni Banjarnegara. Di desa ini, ada 5 data sampel. Masing-masing menyimpan cerita berbeda, bahkan, satu diantaranya merupakan Pemilih Berusia Satu Abad. “Masih sehat Pak, cuman lebih sering beistirahat di tempat tidur, nanti kalo mau melihat kita antar ke sana” ujar Pak Carik. Tawaran tersebut tentu menarik. Rombongan pun merasa penasaran dan memutuskan untuk melakukan konfirmasi secara langsung. Setibanya di rumah pemilih tersebut, mereka tertegun. Sosoknya sesuai dengan yang diceritakan, masih hidup, masih tercatat sebagai pemilih aktif, dan tetap mampu berkomunikasi dengan baik meskipun usianya telah mencapai lebih dari satu abad.

Selesai melakukan konfirmasi, rombongan menuju Desa Donorojo, masih naik lagi dari lokasi, dan berbatasan dengan Kabupaten Banjanegara, bisa dikatakan ujung Kecamatan Sempor. Waktu tempuh sekitar 10 menit, jalannya berkelok, ada yang sudah di cor, di aspal, namun tidak sedikit yang masih bebatuan, namun tetap dinikmati demi menjalankan tugas memastikan keakuratan data pemilih. Kami bertemu dengan perangkat desa dan sekretaris desa. Data yang dikonfirmasi sebanyak 5 orang, 3 orang dinyatakan masih hidup, satu orang dinyatakan sudah meninggal dunia (Hms-Putri)