Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kebumen Gelar Pendidikan Pengawas Partisipatif Pertama di Jawa Tengah 2026

Bawaslu Kebumen Gelar Pendidikan Pengawas Partisipatif Pertama di Jawa Tengah 2026

KEBUMEN - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kebumen kembali menegaskan komitmennya dalam membangun karakter dan kualitas generasi muda. Pada Selasa, 26 Mei 2026, Bawaslu Kabupaten Kebumen menggelar Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) di SMK Ma’arif 5 Gombong. 

Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga sore ini diikuti sekitar 43 pelajar SMK Ma’arif 5 Gombong. Para peserta terlihat bersemangat mengikuti materi serta diskusi yang bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya pengawasan pemilu secara partisipatif.

Ketua Bawaslu Kabupaten Kebumen, Amin Yasir, menekankan bahwa generasi muda memiliki peran vital dalam menjaga jalannya demokrasi. Amin Yasir menyampaikan bahwa keberanian untuk menegakkan kebenaran ketika menemukan pelanggaran adalah hal yang harus dimiliki setiap pengawas. Menurutnya, pengawasan pemilu bukan hanya kewajiban penyelenggara, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. 

Kegiatan P2P ini dibuka oleh Koordinator Divisi Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Nur Kholiq. Dalam sambutannya, Nur Kholiq memberikan penghargaan kepada SMK Ma’arif 5 Gombong yang dinilai cepat dan aktif membangun kolaborasi pendidikan demokrasi. Nur Kholiq menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi P2P pertama di Jawa Tengah pada tahun 2026. “Kami memberikan apresiasi luar biasa kepada Bawaslu Kabupaten Kebumen dan SMK Ma’arif 5 Gombong yang telah bersinergi dan bergerak cepat sehingga menjadi yang pertama mengadakan Pendidikan Pengawas Partisipatif se-Jawa Tengah tahun 2026,” ujar Nur Kholiq. Ia menyebut langkah Bawaslu Kabupaten Kebumen bersama SMK Ma’arif 5 Gombong sebagai bukti nyata sinergi yang menghasilkan terobosan penting dalam pendidikan demokrasi di kalangan pelajar. 

P2P tidak hanya menjadi ruang belajar, tetapi juga simbol kolaborasi antara lembaga pengawas pemilu dan dunia pendidikan. Dengan melibatkan siswa, Bawaslu Kabupaten Kebumen berharap lahir generasi muda yang kritis, berintegritas, dan siap menjaga demokrasi agar tetap jujur, adil, serta sesuai prinsip langsung, umum, bebas, dan rahasia. (humas)