Lompat ke isi utama

Berita

Membangun Kepercayaan Publik Ala Pengawas Pemilu

Membangun Kepercayaan Publik Ala Pengawas Pemilu

KEBUMEN-Judul artikel tersebut ditulis oleh Nurul Ichwan, anggota Bawaslu Kabupaten Kebumen. Terpilih dalam seleksi buku kompilasi penguatan kelembagaan Bawaslu Provinsi Jawa Tengah berjudul ‘Wasit Demokrasi’ di lauching pada tanggal 31 Desember 2025. Tulisan lain yang juga ada dalam buku dengan judul Memperkuat Perpustakaan Desa: Role Model Civic Education oleh Badruzzaman. 

Menurut Nurul Ichwan, bahwa kepercayaan publik sangat menentukan keberhasilan dan legitimasi hasil penyelanggaraan pemilu. Dalam konteks pengawasan pemilu, yang dijaga bukan hanya keterpenuhan prosedur dan ketaatan pada regulasi, lebih dari itu -kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi itu sendiri. Tanpa kepercayaan publik, meskipun secara normatif proses pemilu berjalan dengan benar sesuai dengan prosedurnya, legitimasi terhadap hasilnya akan selalu dipertanyakan. Inilah tantangan terbesar yang dihadapi lembaga pengawas pemilu dalam menjaga demokrasi di republik ini.

Ichwan, mengulas dalam beberapa bagian subtema. Yaitu Tantangan Nyata di Lapangan: Kepercayaan yang Terkikis. Ikhitar Menguatkan Kepercayaan Publik. Dari Reaktif Menjadi Proaktif. Penguatan Kelembagaan dan SDM Pengawas. Refleksi Akhir: Kepercayaan Bukan Produk, Melainkan Proses. Sangat menarik untuk di baca. Masyarakat dapat mengunduh file tersebut secara gratis.

Buku Wasit Demokrasi, diterbitkan oleh Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, tebal 440 halaman. Dilaunching tgl 31 Desember 2025, dapat disimak melalui link: https://youtu.be/K023Dh2-sH0?si=hgksPJbQu_g-aYAH, Versi ebooknya dapat diunduh free: https://jateng.bawaslu.go.id/wasit-demokrasi/ (humas)