Memperkuat Perpustakaan Desa: Role Model Civic Education
|
KEBUMEN-Judul artikel tersebut ditulis oleh Badruzzaman, anggota Bawaslu Kabupaten Kebumen. Terpilih dalam seleksi buku kompilasi penguatan kelembagaan Bawaslu Provinsi Jawa Tengah berjudul ‘Wasit Demokrasi’ di launching pada tanggal 31 Desember 2025. Tulisan lain yang juga ada dalam buku dengan judul Membangun Kepercayaan Publik Ala Pengawas Pemilu oleh Nurul Ichwan.
Badruz, menawarkan ide memperkuat Perpustakaan Desa dalam bentuk support buku-buku Bawaslu. Sebagaimana telah dilakukan di tahun 2025 kemarin, setidaknya Bawaslu menghibahkan kepada 5 (lima) perpustakaan desa. Ini hanya salah satu strategi menyiapkan materi yang sistematis dalam bentuk buku dalam rangka mendorong masyarakat melakukan pengawasan partisipatif. Buku-buku berisi tentang pengetahuan demokrasi, kepemiluan dan tugas pengawasan Bawaslu. Masyarakat dapat membaca secara komprehensif. Bawaslu juga menyediakan edisi ebook yang dapat diunduh melalui link yang terpublikasi di media sosial dan website resmi Bawaslu.
Penguatan Perpustakaan Desa yang ada dilingkungan kantor Pemerintah Desa, tidak semata memperbanyak katalog Perpus Desa. Namun Bawaslu mendukung upaya Pemdes mendorong minat baca dan membangun budaya literasi kepada warganya. Badruz, berharap dalam tulisan tersebut agar produk buku Bawaslu sampai kepada masyarakat dan dipahami dengan mudah. Tentu, masyarakat dapat mengunduhnya secara mandiri melalui HP masing-masing. Namun dukungan, motivasi semua pihak agar menumbuhkan budaya baca sangat penting dilakukan semua pihak, tegas Badruz.
Buku Wasit Demokrasi, diterbitkan oleh Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, tebal 440 halaman. Dilaunching tgl 31 Desember 2025, dapat disimak melalui link: https://youtu.be/K023Dh2-sH0?si=hgksPJbQu_g-aYAH, Versi ebooknya dapat diunduh free: https://jateng.bawaslu.go.id/wasit-demokrasi/ (humas)