Bawaslu dan SMK N 1 Kebumen Tanda Tangani MoU Pendidikan Demokrasi
|
KEBUMEN-Jelang Pilkada 2024, Bawaslu Kebumen gencarkan pengawasan partisipatif agar demokrasi semakin berkualitas. Pemilu dan Pemilihan adalah hajat bersama seluruh warga negara Indonesia. Agar proses dan hasilnya berkualitas maka membutuhkan partisipasi pengawasan semua elemen masyarakat. Hal tersebut di sampaikan oleh ketua Bawaslu Kebumen Amin Yasir SH jelang penandatanganan Kerjasama Bawaslu dengan SMK Negeri 1 Kebumen pada 8 Mei 2024 di ruang sidang SMK Negeri 1 Kebumen.
Bawaslu menjalin Kerjasama sinergitas, berbagai peran dengan stakeholders yang ada seperti dinas, kampus, Pemerintah Desa dan sekolah menengah atas. Utamanya sekolah ini, terdapat pemilih pemula di kelas 11 dan 12. Untuk berpartisipasi dan berkesadaran dalam pengawasan, Bawaslu melakukan Pendidikan politik dan demokrasi di kampus dan sekolah, "dokumen MoU ini hanya sebagai tanda, yang penting kan praktek kerjasamanya" tambah Amin.
Lebih dari itu, Bawaslu memiliki program Bawaslu Ngampus dan Bawaslu Mengajar di sekolah. Tentu, Pelajaran di berikan secara aplikatif dari Pelajaran PKN, bukan Pelajaran politik praktis, tambah anggota Bawaslu Badruzzaman dalam memimpin rapat penandatanganan Kerjasama tersebut. Kerjasama Bawaslu dengan SMKN 1 Kebumen juga telah lama terjalin seperti Bawaslu sering difasilitasi laboratorium computer untuk tes CAT pengawas adhoc. Begitu juga sebaliknya, pihak SMK rutin mengirim siswa nya untuk PKL di Bawaslu Kebumen. Dengan Kerjasama ini, kedepan akan ditambah lagi program dan kegiatan untuk Pendidikan demokrasi dan pengawasan partisipatif, tambah Badruz.
Dokumen Kerjasama ditanda tangani langung oleh Ketua Bawaslu Kebumen Amin Yasir dan Kepala SMK N 1 Kebumen Haryoko. Pada Juni s.d. Desember 2024, pihak SMK telah mengajukan PKL di Bawaslu, dan Bawaslu Kebumen telah menjawab surat permohonan PKL untuk 6 siswa mulai Juni-Desember 2024 (humas).