Melalui MPLS Bawaslu Kebumen Edukasi Pemilih Pemula di SMK Ma'arif 5 Gombong
|
Kebumen – Pendidikan demokrasi bagi generasi muda menjadi salah satu upaya Bawaslu Kabupaten Kebumen dalam membangun budaya pengawasan partisipatif. Hal tersebut disampaikan Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat (P2H) saat menjadi narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif (Soswatif) kepada peserta didik baru SMK Ma'arif 5 Gombong pada kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Jumat (17/7/2026). Kegiatan dipimpin oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Kebumen dan didampingi oleh staf sekretariat.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Bawaslu Kabupaten Kebumen dalam memperkuat pendidikan demokrasi dan meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya partisipasi masyarakat dalam mengawal penyelenggaraan pemilu dan pemilihan yang demokratis.
Melalui kegiatan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif, Bawaslu Kabupaten Kebumen memperkenalkan peran dan fungsi pengawasan partisipatif kepada para peserta didik sebagai bekal awal untuk memahami pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga kualitas demokrasi. Sasaran kegiatan ini adalah pelajar sebagai calon pemilih pemula yang diharapkan memiliki pemahaman mengenai nilai-nilai demokrasi dan kepemiluan sejak dini.
Pelaksanaan Soswatif juga menjadi wujud komitmen Bawaslu Kabupaten Kebumen dalam memperluas jangkauan pendidikan kepemiluan melalui kolaborasi dengan satuan pendidikan. Momentum MPLS dinilai tepat untuk menanamkan nilai-nilai demokrasi, integritas, dan partisipasi kepada peserta didik yang baru memasuki lingkungan sekolah.
Bawaslu Kabupaten Kebumen berharap kegiatan ini dapat memperkuat sinergi dengan lembaga pendidikan dalam membangun budaya pengawasan partisipatif. Dengan meningkatnya pemahaman generasi muda terhadap demokrasi dan kepemiluan, diharapkan akan lahir pemilih pemula yang cerdas, kritis, dan berintegritas serta mampu berkontribusi dalam mewujudkan pemilu yang demokratis di masa mendatang.