Ketika Perempuan Turut Mengawal Demokrasi, Bawaslu Kebumen Perkuat Sinergi dengan Fatayat NU Kebumen
|
KEBUMEN – Demokrasi saat ini bukan sekadar datang ke tempat pemungutan suara, mencoblos, lalu selesai. Ada tanggung jawab bersama untuk memastikan prosesnya berjalan jujur, adil, dan berintegritas. Semangat inilah yang menjadi landasan kolaborasi Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kebumen dengan Pimpinan Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama Kabupaten Kebumen melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pada Senin 12 Oktober 2026 di Aula Bawaslu Kebumen.
Kerja sama ini menjadi langkah untuk memperluas keterlibatan masyarakat dalam pengawasan partisipatif. Dibutuhkan masyarakat yang berani peduli, kritis terhadap informasi, serta tidak menormalisasi praktik-praktik yang dapat merusak integritas demokrasi.
Perempuan memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran politik dan memperkuat kualitas demokrasi. Peran tersebut tidak berhenti pada penggunaan hak pilih, tetapi juga mencakup kemampuan untuk berpikir kritis, memahami hak-hak politik, menangkal informasi yang keliru, serta mendorong lingkungan sosial yang lebih sadar akan pentingnya demokrasi. Dalam perjalanan panjang pendidikan perempuan, Fatayat Nahdlatul Ulama telah berkontribusi melalui pemberdayaan, pengembangan kapasitas, dan perluasan akses pengetahuan bagi perempuan.
Bawaslu Kabupaten Kebumen berharap sinergi dengan PC Fatayat NU dapat berkembang menjadi gerakan bersama yang mendorong perempuan semakin aktif dalam pendidikan politik dan pengawasan partisipatif. (humas/insan)