Siapkan 458 Kegiatan Selama Ramadan, Bawaslu Jateng Tabuh Beduk Ngabuburit Sesarengan Ngawasi
|
Kebumen - Sambut Ramadan tahun 2026 Bawaslu Provinsi Jawa Tengah luncurkan program Ngabuburit Pengawasan Sesarengan Ngawasi 2026. Untuk mengawali kegiatan tersebut Bawaslu Provinsi Jawa Tengah melaksanakan Tabuh Beduk Ngabuburit Sesarengan Ngawasi yang ditayangkan secara langsung di YouTube Bawaslu Jawa Tengah, dan diikuti oleh seluruh Bawaslu Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah.
Dalam kegiatan tersebut Koordinator Divisi Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Nur Kholiq menyampaikan bahwa momentum Ngabuburit Sesarengan Ngawasi 2026 menjadi langkah strategis penguatan pengawasan pemilu meski saat ini berada pada masa nontahapan. “Tugas dan tanggung jawab kita sebagai penyelenggara Pemilu khususnya di bidang pengawasan Pemilu tentu tidak berhenti, ada investasi-investasi yang harus kita kerjakan sebagai upaya ikhtiar untuk menyiapkan pelaksanaan pemilu dan pemilihan di masa yang akan datang,” kata Kholiq.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Kick Off Ngabuburit Pengawasan yang sebelumnya diluncurkan oleh Bawaslu RI, sekaligus wujud kesiapan Bawaslu Provinsi Jawa Tengah dalam menggerakkan program penguatan pengawasan partisipatif. Sebanyak 458 kegiatan Ngabuburit Sesarengan Ngawasi akan digelar di 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah selama bulan Ramadan hingga 13 Maret 2026 mendatang.
Dalam sambutannya Nur Kholiq berharap semoga melalui kegiatan ngabuburit sesarengan ngawasi ini ikatan antara Bawaslu dan masyarakat di Jawa Tengah akan semakin kuat dan semangat kita untuk mengawal demokrasi yang bermartabat dan berintegritas akan selalu meningkat dalam bingkai integritas dan kerendahan hati kita bersama.
Bawaslu Kabupaten Kebumen turut hadir dan mengikuti rangkaian kegiatan secara seksama. Jajaran Bawaslu Kabupaten Kebumen menyimak arahan tersebut melalui tayangan langsung di kanal YouTube resmi Bawaslu Jawa Tengah, sebagai wujud kesiapan daerah dalam menggerakkan program pengawasan partisipatif di tingkat lokal. (humas/insan)