Lompat ke isi utama

Berita

Konsolidasi Demokrasi Sarana Pertajam Kemampuan Hukum Aparatur Pengawas

Konsolidasi Demokrasi Sarana Pertajam Kemampuan Hukum Aparatur Pengawas

KEBUMEN - Bawaslu Kabupaten Kebumen ikuti diskusi Konsolidasi Demokrasi yang digelar oleh Bawaslu Provinsi Maluku Utara. Diskusi yang diselenggarakan pada 25 Februari 2026 melalui media daring ini mengangkat tema Mitigasi Demokrasi: Deteksi Dini Memetakan Problematika Hukum Pemilu dan Pemilihan. Narasumber pada kegiatan ini adalah Diana Ariyanti, anggota Bawaslu Provinsi Jawa Tengah yang menjabat sebagai Kordiv Hukum. 

Diskusi dipandu oleh Rais Kahar, Ketua Bawaslu Kabupaten Halmahera Selatan dengan pemantik dari Anggota Bawaslu Provinsi Maluku Utara, Adrian Yoro Naleng. Dalam kesempatan kali ini, Diana Arianti menyampaikan materi dengan judul Mitigasi Demokrasi Deteksi Dini Memetakan Problematika Hukum Pemilu dan Pemilihan. Pada awal diskusi, Diana menyampaikan terkait dengan siklus Pemilihan dan Pemilu. Siklus pada Pemilu ini mencakup Persiapan Pemilu yang meliputi perencanaan, pelatihan, pemberian informasi dan registrasi. Selanjutnya masuk kepada siklus kedua yakni siklus Pemilu yang meliputi pencalonan, kampanye, pemberian suara, dan perolehan hasil. Serta siklus terakhir adalah pasca Pemilu yang meliputi evaluasi dan pengaturan ulang. Dalam semua siklus ini peran pengawas sangatlah penting mengingat sudut pandang yang lebih luas pengawas dibandingkan dengan penyelenggara teknis.

Selanjutnya narasumber juga menjelaskan beberapa hal terkait dengan problematika hukum yang ada di Jawa Tengah pada pemilu dan pemilihan tahun 2024. Segala permasalahan dapat menjadi bahan evaluasi dan mitigasi untuk menghadapi Pemilu dan Pemilihan dimasa berikutnya. Bawaslu saat ini sedang menyusun dan menata ulang berbagai aturan terkait dengan teknis Pengawasan, Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa yang responsif, adaptif dan berbasis sistem yang kuat, sehingga diharapkan demokrasi yang berjalan di negeri ini akan semakin menguat dan menghasilkan pemimpin yang berkualitas. (humas/fajar)