Evaluasi P2P 2026 , Bawaslu Jateng Dorong Alumni Jadi Pilar Pengawasan Pemilu 2029
|
KEBUMEN – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kebumen menghadiri Rapat Evaluasi Pelaksanaan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Jawa Tengah secara virtual melalui sambungan Zoom Meeting, Rabu (9/9/2026). Kegiatan evaluasi ini diikuti oleh jajaran pimpinan Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Kepala Sekretariat, pejabat struktural, serta Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas (P2H) beserta staf teknis Bawaslu Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah.
Dalam sambutan pembukaannya, Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Muhammad Amin, menekankan pentingnya evaluasi berkala sebagai bahan penguatan dan perbaikan program prioritas nasional. Menurutnya, P2P yang berakar dari program SKPP sejak 2019 merupakan ikhtiar jangka panjang dalam mencetak kader-kader pengawas yang mandiri dan berintegritas. "Program P2P ini ibarat masa menanam, merawat, dan memupuk kader pengawas. Hasilnya akan kita petik bersama ketika memasuki tahapan pemilu, di mana para alumni dapat menjadi mitra strategis dan pilar masyarakat sipil dalam mengawal demokrasi," ungkap Muhammad Amin.
Sementara itu, Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Yessi Yunius, dalam laporannya menyampaikan bahwa rangkaian program P2P Tahun 2026 telah berlangsung mulai 12 Mei hingga 31 Agustus 2026 di 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah. Melalui metode pembelajaran mandiri maupun tatap muka, program ini berhasil menjangkau 1.400 peserta di Jawa Tengah, dengan masing-masing Bawaslu Kabupaten/Kota mendidik sebanyak 40 orang kader.
Koordinator Divisi Pencegahan dan Parmas Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Nur Kholiq, memaparkan bahwa fokus sasaran P2P 2026 mayoritas menyasar generasi muda dan pemilih pemula melalui Gerakan Pramuka. Hal ini sejalan dengan upaya penguatan kelembagaan Saka Adhyasta Pemilu serta mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan pengawasan digital menuju Pemilu 2029.
Rampungnya pelatihan P2P menjadi pintu pembuka bagi sinergi yang lebih luas. Melalui rencana tindak lanjut ke depan, alumni P2P diarahkan untuk terus terkoneksi dalam komunitas kreatif, aktif memproduksi edukasi kepemiluan, serta menjadi bagian penting dalam mendukung kerja-kerja pengawasan pemilu di lapangan
Menanggapi arahan tersebut, jajaran Bawaslu Kabupaten Kebumen berkomitmen untuk segera menindaklanjuti hasil evaluasi dan arahan tindak lanjut yang diberikan. Bawaslu Kebumen siap merangkul dan mengorganisasi alumni P2P di wilayah Kebumen agar terus aktif menjadi mitra strategis dalam mengawal demokrasi yang jujur, adil, dan bermartabat.