Bawaslu Kebumen Berprestasi dalam Kompetisi Kelas Sengketa se-Jateng
|
Kebumen, 28 Oktober 2026 zā Pendidikan kepemiluan tidak cukup berhenti pada penyampaian materi. Pemahaman perlu dibangun melalui pengalaman dan praktik langsung. Semangat inilah yang dihadirkan Bawaslu Kabupaten Kebumen melalui program Kelas Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu bersama Universitas Putra Bangsa (UPB), yang mengantarkan Bawaslu Kebumen meraih Juara Harapan II dalam kompetisi video Kelas Sengketa Bawaslu Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah, kategori Konsep Kelas Sengketa.
Penghargaan tersebut diberikan dalam ajang apresiasi pelaksanaan program Kelas Penyelesaian Sengketa yang diikuti Bawaslu kabupaten/kota se-Jawa Tengah. Sejumlah nominasi dari berbagai kategori memperoleh penghargaan atas pelaksanaan dan inovasi programnya. Diantaranya adalah, Konsep Kelas Terbaik, Pelaksanaan Kelas Terbaik, Dokumentasi Terbaik, Video Terfavorit, dan Juara Umum. Penyerahan hadiah untuk juara umum dilakukan oleh Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Jawa Tengah.
Sebelumnya, Dalam sambutannya, Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, M. Amin, menegaskan bahwa Bawaslu memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan pendidikan politik kepada masyarakat, dan Kelas Penyelesaian Sengketa menjadi salah satu upaya untuk memperluas pemahaman masyarakat mengenai kepemiluan dan mekanisme penyelesaian sengketa.
Amin menyampaikan bahwa program tersebut telah berjalan selama kurang lebih tiga bulan dan menjadi bagian dari Indikator Kinerja Utama (IKU). Ia berharap pembelajaran yang diberikan dapat menjadi bekal bagi masyarakat luas dalam mengawal demokrasi yang berkeadilan. Ia juga menegaskan bahwa penilaian kompetisi dilakukan secara objektif dengan tim yang independen.
Di Kebumen, program ini dilaksanakan melalui kolaborasi Bawaslu dengan UPB, dengan melibatkan mahasiswa sebagai peserta pembelajaran. Kelas berlangsung dalam tujuh pertemuan yang menggabungkan pembekalan teori dan praktik penyelesaian sengketa.
Capaian penghargaan pada kategori Konsep Kelas Sengketa ini menjadi apresiasi atas upaya Bawaslu Kebumen dalam merancang program pendidikan kepemiluan yang memadukan pembelajaran teoritis dengan simulasi praktik penyelesaian sengketa. Lebih dari sekadar penghargaan, capaian ini merupakan pengakuan atas upaya menghadirkan pendidikan kepemiluan melalui pendekatan yang lebih dekat dengan masyarakat, sehingga pemahaman tentang mekanisme penyelesaian sengketa dapat dibangun melalui pengalaman belajar yang nyata.
Bagi Bawaslu Kebumen, penghargaan ini menjadi pijakan untuk melanjutkan kolaborasi dan memperluas pembelajaran praktis, dengan lapisan masyarakat yang lain. Sehingga pengetahuan tentang penyelesaian sengketa dapat tumbuh menjadi kesadaran dan partisipasi nyata dalam mengawal demokrasi. (humas/baihaqi)