Refleksi Pemilu 2024, Ketua Presidium Mafindo Soroti Peran Literasi Digital Tangkal Hoax
|
Kebumen – Bawaslu Kabupaten Kebumen mengikuti kegiatan Literasi Pojok Pengawasan Volume 11 yang menghadirkan Ketua Presidium Mafindo, Septiaji Eko Nugroho, sebagai salah satu narasumber utama.
Dalam pemaparannya, Septiaji menyoroti maraknya penyebaran hoaks pada Pemilu 2024 yang menjadi tantangan serius dalam menjaga kualitas demokrasi. Ia menjelaskan bahwa hoaks tidak hanya menyasar isu politik, tetapi juga memanfaatkan emosi publik untuk mempercepat penyebarannya.
Menurutnya, literasi digital menjadi kunci utama dalam menghadapi fenomena tersebut. Masyarakat perlu dibekali kemampuan untuk memilah dan memverifikasi informasi sebelum mempercayai atau menyebarkannya. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, penyelenggara pemilu, dan masyarakat sipil dalam menciptakan ekosistem informasi yang sehat.
Septiaji juga mengingatkan bahwa menjelang Pemilu 2029, potensi penyebaran hoaks diprediksi akan semakin meningkat seiring perkembangan teknologi. Oleh karena itu, langkah antisipatif harus mulai dilakukan sejak dini, termasuk melalui edukasi berkelanjutan kepada masyarakat.
Bawaslu Kabupaten Kebumen menilai materi yang disampaikan memberikan perspektif penting dalam memperkuat strategi pencegahan, khususnya dalam menghadapi ancaman disinformasi di era digital.